BOOKING TIKET PESAWAT

Menjadi masalah

Menjadi masalah. Info sangat penting tentang Menjadi masalah. Mengungkap fakta-fakta istimewa mengenai Menjadi masalah

Namun kalau ia terbangun saat Anda melewatinya? Bisa jadi ia akan memandang Anda dengan tatapan aneh dan curiga. Katakan "permisi" dan sampaikan maksud Anda. Jika ia tidak terbangun, panggilah pramugari untuk membangunkannya. Pemerintah Provinsi Lampung meminta Kementerian Perhubungan meningkatkan kelas Bandara Radin Inten II menjadi bandara internasional jika proyek perpanjangan landas pacu (runway) selesai tahun depan. Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Eman Hendrawan mengatakan permintaan itu untuk mengakomodasi perkembangan industri dan pariwisata di provinsi paling selatan Sumatra itu. "Kami sudah mengajukan revisi master plan Bandara Radin Inten II dari bandara nasional jadi internasional ke Kementerian Perhubungan," katanya akhir pekan lalu. Menurut dia, pihaknya akan menyiapkan dana Rp500 miliar guna mengembangkan Bandara Radin Inten II di Lampung Tengah sebagai bandara internasional. Pada tahap awal, lanjut dia, pihaknya mengalokasikan dana Rp315 miliar untuk memperpanjang landas pacu, sedangkan tahap selanjutnya dibutuhkan Rp145 miliar guna mengembangan terminal penumpang. Khusus untuk perpanjangan landas pacu, tegas dia, pihaknya mengalokasikan anggaran sebanyak Rp40 miliar guna pembebasan tanah seluas 58 hektare lagi. Sesuai rencana, landas pacu akan diperpanjang dari saat ini 2.500 meter menjadi 3.500 meter dan diperlebar dari 40 meter jadi 60 meter. Sampai dengan saat ini, sebanyak empat maskapai berjadwal telah melayani penerbangan di Bandara Radin Intan II dengan jumlah penerbangan sebanyak 9 penerbangan per hari. Empat maskapai berjadwal yang telah membuka rute ke Lampung yakni Garuda Indonesia, Merpati Nusantara Airlines, Batavia Air dan Sriwijaya Air. "Khusus untuk jumlah penumpang yang diangkut keempat maskapai itu rata-rata 900 orang per bulan," ucap Eman. Untuk fasilitas refueling bahan bakar minyak, Eman menerangkan pihaknya telah bekerja sama dengan Pertamina untuk memasok BBM jenis avtur. "Pertamina mau tetapi syaratnya setiap maskapai harus membeli avtur di Lampung, agar target kuota 6.000 liter per hari bisa tercapai." Eman juga menyatakan Menteri Perhubungan Freddy Numberi secara lisan telah menyetujui perpajangan landas pacu Bandara Radin Inten II, Lampung Selatan untuk meningkatkan kelas bandara menjadi internasional. "Menhub sudah setuju tapi tinggal masalah administrasi," kata dia. X-35 dalam program Joint Strike Fighter. Pesawat ini adalah pesawat tempur berkursi tunggal, bermesin tunggal, yang dapat melakukan banyak fungsi, antara lain pertempuran udara-ke-udara, dukungan udara jarak dekat, dan pengeboman taktis. Pengembangan pesawat ini dibiayai oleh Amerika Serikat, Britania Raya, Dragunov Serikat dan beberapa negara lainnya. Pesawat ini dikembangkan dan diproduksi oleh industri kedirgantaraan yang dipimpin oleh Lockheed Martin serta dua rekan utamanya, BAE Systems dan Northrop Grumman.


BOOKING TIKET PESAWAT
Powered By : Blogger